Perubahanberat badan yang mendadak dan cepat. Gangguan hormonal. Gangguan organ reproduksi. Kehamilan. Efek penggunaan kontrasepsi. Gangguan kesehatan lain seperti gangguan tiroid. Efek obat tertentu. Lainnya. Untuk itu jika terlambat menstruasi selama 10 hari tidak perlu khawatir jika memang tidak ada riwayat aktivitas seksual.
Penyebabtelat haid, nyeri perut, sering buang gas. Keluhan Anda telat haid 1 hari dimana baisanya Anda haid tanggal 10, sekarang sudah tanggal 11 Anda belum kujung menstruasi. Keluhan Anda perut nyeri, sering buang gas dan pinggang terasa sakit. Perut Anda juga bergelambir.
Masahaid dikatakan terlambat apabila telah melewati batas 30 hari sejak terakhir anda mengalami menstruasi. Banyak hal dan faktor yang dapat jadi penyebab telat menstruasi, seperti gaya hidup hingga kondisi medis terselubung. Jika masa haid terlambat secara teratur, maka cobalah untuk bertemu dengan dokter untuk mencari penyebabnya.
Halini pun jadi pertanyaan bagi masyarakat. Apa itu flu Singapura dan apa yang menjadi penyebabnya penyakit ini banyak menginfeksi anak-anak. Dokter Spesialis Anak, ST Andreas menyebutkan jika
. Minum terlalu banyak alkohol dapat menimbulkan efek negatif pada sistem saraf pusat sehingga menyebabkan terjadinya tangan gemetar. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh Journal of Neurology Neurosurgery and Psychiatry menemukan bahwa minum tiga unit alkohol sehari dapat melipatgandakan risiko terjadinya tremor esensial. 4. Hipoglikemia Gula darah rendah hipoglikemia dapat membuat tangan Anda gemetar karena saraf dan otot sedang kehilangan bahan bakar. Salah satu penyebab terjadinya hipoglikemia adalah rendahnya gula dalam darah Anda. Untuk meningkatkan gula darah Anda dan menghentikan tangan yang gemetar, Anda membutuhkan sekitar 15 sampai 20g gula, seperti yang terkandung dalam setengah cangkir soda, dua sendok makan kismis atau empat sendok teh madu. 5. Kekurangan vitamin B1 dan magnesium Vitamin B1, juga dikenal sebagai tiamin, adalah penting untuk saraf stimulasi serta untuk metabolisme karbohidrat yang menyediakan otak dengan energi. Asupan vitamin B1 yang cukup dapat mengurangi terjadinya tangan tremor dan menenangkan sistem saraf, karena sel-sel saraf memerlukan vitamin B1 untuk berfungsi secara normal. Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan tangan Anda gemetar. Untuk meningkatkan asupan vitamin B1 Anda dapat mengkonsumsi ikan, unggas, telur, dan susu. Dan untuk asupan magnesium, Anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau gelap seperti bayem, labu biji, atau kacang-kacangan. 6. Gangguan kelenjar tiroid Hipertiroidisme, atau tiroid yang terlalu aktif’, adalah suatu kondisi di mana kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Kelenjar ini berada di leher Anda, tepat di atas tulang selangka Anda. Ketika kelenjar tiroid terlalu aktif, maka seluruh tubuh Anda akan bekerja cepat yang dapat menyebabkan Anda mengalami kesulitan tidur, jantung Anda mungkin berdetak lebih cepat, dan tangan Anda gemetar. 7. Tremor esensial Salah satu penyebab yang paling umum dari tangan Anda yang gemetar adalah tremor. Tremor adalah gerakan yang tidak terkontrol dan tidak terkendali pada satu atau lebih bagian tubuh Anda. Tremor biasanya terjadi karena bagian otak yang mengontrol otot mengalami masalah yang menyebabkan gemetar pada tubuh. Bagian tubuh yang paling sering terkena adalah tangan. Penyebab terjadinya tremor bisa karena faktor genetik, lingkungan, maupun usia. Meskipun tremor tidak menyebabkan komplikasi yang lebih serius dan tidak mengancam jiwa. Namun, tremor dapat berkembang menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu karena faktor stres, kelelahan, atau konsumsi kafein yang berlebih. Bahkan, studi menemukan bahwa tremor dapat meningkatkan risiko terjadinya demensia. 8. Penyakit Parkinson Tremor merupakan tanda awal penyakit Parkinson. Biasanya, Parkinson terjadi pada orang yang berusia di atas 65 tahun. Dan meskipun tanda dari penyakit Parkison dan tremor esensial adalah tangan gemetar, namun ada perbedaan di antara keduanya. Orang dengan tremor esensial akan gemetar jika mereka menggoyangkan tangan mereka, sementara, tangan penderita Parkinson akan selalu gemetar meskipun tangan mereka dalam keadaan diam. Penyakit Parkinson adalah gangguan dari sistem saraf yang ditandai dengan tremor dan gemetar, kelemahan dan kelumpuhan wajah. Hal ini terjadi ketika sel-sel saraf di otak yang membuat dopamin hancur. Tanpa dopamin, sel-sel saraf tidak bisa mengirim pesan yang mengarah ke hilangnya fungsi otot. 9. Multiple Sclerosis MS Multiple sclerosis MS atau disebut juga dengan sklerosis multipel ganda adalah penyakit progresif yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf atau mielin dalam otak dan saraf tulang belakang. Penyakit ini, yang menargetkan sistem anda kekebalan tubuh, otak, saraf, dan sumsum tulang belakang, ternyata dapat membuat tangan Anda gemetar atau tremor esensial. 10. Faktor genetik Sebuah studi menemukan bahwa orang yang memiliki keluarga dengan riwayat tremor ataupun Parkinson memiliki risiko 5% lebih tinggi untuk mengalami tremor ataupun Parkinson.
Pada saat berolahraga, tubuh akan meningkatkan aliran darah. Hal tersebut ternyata bisa membuat suhu di tangan Anda terasa lebih panas daripada biasanya. Aktivitas fisik yang melibatkan tangan Anda bisa menjadi penyebab kondisi ini terjadi, seperti Mengetik Menulis Olahraga yang menggunakan kekuatan tangan, seperti latihan pegangan. Tentu saja tangan hangat yang dirasakan setelah berolahraga tidak membutuhkan pengobatan apapun. Cukup mendiamkannya saja dan suhu di tangan Anda pun perlahan akan kembali seperti semula. 3. Selulitis Tangan hangat mungkin artinya Anda mengalami penyakit selulitis. Selulitis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Nah, perubahan suhu di tubuh ini pun bertujuan untuk melawan infeksi bakteri selulitis, sehingga daerah yang terinfeksi sering terasa lebih hangat daripada biasanya. Biasanya, selulitis disebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang masuk melalui luka dan menginfeksi jaringan di sekitarnya. Jika gejalanya berlanjut dari tangan hangat menjadi adanya pembengkakan, terasa nyeri, dan kemerahan, segera hubungi dokter Anda. 4. Sindrom carpal tunnel CTS CTS atau carpal tunnel syndrome adalah penyakit yang mempengaruhi pergelangan tangan dan tangan. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh penyempitan terowongan carpal karena pergelangan yang membengkak. Nah, saluran yang mengecil tersebut akhirnya menekan saraf medianus, sehingga menyebabkan berbagai gejala seperti Nyeri, kesemutan, dan mati rasa pada bagian tangan Sering menjatuhkan sesuatu karena sulit menggenggam Bahu dan lengan atas terasa tidak nyaman Jika tangan diputar atau digerakkan, rasa nyeri semakin bertambah. Orang-orang yang sering mengalami sindrom ini tentunya mereka yang menjalani profesi yang membutuhkan keahlian tangan. Mulai dari tukang daging, tukang ketik, hingga petugas kebersihan. Tentu saja Anda harus memeriksakan diri jika mengalami gejala-gejala di atas selain tangan yang terasa lebih hangat. 5. Neuropati perifer Kondisi tangan hangat yang disebabkan oleh neuropati perifer sering dirasakan oleh para penyandang diabetes. Penyakit yang disebabkan oleh luka pada saraf tepi ini dapat menimbulkan kesemutan, mati rasa, dan sensasi yang tidak nyaman pada tangan dan kaki Anda. Jika tangan dan kaki Anda terasa lebih sensitif terutama ketika cuaca ekstrim, segera periksakan ke dokter untuk perawatan lebih lanjut. 6. Fibromyalgia Bagi beberapa orang yang menderita fibromyalgia biasanya sangat peka terhadap perubahan suhu yang drastis di ruangan atau lingkungan. Hal tersebut bisa menyebabkan tangan mereka lebih panas daripada biasanya. Nah, gangguan pada otak dalam memproses rasa sakit ini dapat disebabkan oleh faktor genetik, infeksi, atau trauma fisik dan emosional. Supaya Anda mendapatkan kepastian yang lebih menjamin, segera datangi dokter Anda untuk perawatan lebih lanjut. 7. Eritema palmar Sensasi hangat dan terbakar pada kedua tangan juga bisa disebabkan oleh eritema palmar. Nah, kondisi yang mempengaruhi warna dan temperatur tangan ini belum diketahui penyebab pastinya, namun biasanya wanita hamil sering mengalami hal ini. Hal tersebut dikarenakan tubuh ibu hamil sedang mengalami perubahan hormon yang menyebabkan estrogen semakin naik. Semakin tingginya kadar estrogen di dalam tubuh, semakin besar eritema palmar terjadi. Bagi para ibu hamil tidak perlu khawatir, gangguan ini hanya berlangsung pada saat kehamilan, begitu melahirkan biasanya kondisi tangan akan kembali seperti biasanya. Akan tetapi, alangkah baiknya Anda tetap berkonsultasi kepada dokter terlepas Anda hamil atau tidak. Nah, sekarang Anda sudah mengetahui bukan bahwa tangan yang terasa hangat artinya bisa jadi terdapat gangguan pada kesehatan Anda. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala yang sangat mengganggu selain perubahan suhu pada tangan, segera konsultasikan kepada dokter Anda.
Hipertiroidisme sekunder Resistensi hormon tiroid Tirotoksikosis pada kehamilan trimester pertama TSH-Secreting tumor Apa saja gejala hipertiroidisme? Gejala hipertiroidisme terbagi atas dua gejala umum, dan gejala spesifik terhadap organ tubuh di mana hormon ini bekerja. Gejala umumnya antara lain tak tahan hawa panas, mudah lelah, leher membesar, penurunan berat badan, sering lapar, sering buang air besar. Sedangkan gejala spesifik, sebagai berikut Sistem pencernaan banyak makan, haus, muntah, sulit menelan, pembesaran limfa. Sistem reproduksi gangguan siklus haid, penurunan libido, kemandulan, ginekomastia pada laki-laki. Kulit keringat berlebihan, kulit basah, rambut rontok. Psikis dan saraf labil, mudah tersinggung, sulit tidur, tangan gemetar. Jantung jantung berdebar-debar, gangguan irama jantung, hipertensi, gagal jantung. Sistem otot dan tulang mudah lelah, nyeri tulang, osteoporosis. Pada penyakit Graves, biasanya ditemukan gejala lain, seperti pembengkakan di tulang kering kaki, bola mata yang menonjol, penurunan penglihatan, penglihatan ganda dan luka di kornea mata. Apa yang harus saya lakukan jika menemukan gejala di atas? Segera berobat ke dokter atau pusat kesehatan terdekat jika mengalami gejala di atas, biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk menegakkan diagnosis. Pemeriksaan tambahan yang sering dilakukan adalah Pemeriksaan fungsi tiroid TSH dan hormon tiroid. TSH diproduksi di bagian otak bernama hipofisis, dan berfungsi untuk merangsang kelenjar tiroid untuk melepaskan hormonnya. Pada hipertiroidisme biasanya ditemukan kadar TSH yang menurun dan hormon tiroid yang meningkat. USG. USG berfungsi untuk melihat adanya nodul, ukuran, bentuk, dan membedakannya dengan kista. Scan tiroid. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penyebab hipertiroidisme. Pasien disuntikkan isotop yodium, kemudian dilakukan scanning untuk melihat respon tiroid. Nodul yang menghasilkan hormon berlebihan disebut nodul panas, biasanya kanker, walaupun ada juga beberapa nodul dingin yang merupakan kanker. Bagaimana cara mengobati hipertiroidisme? Pengobatan hipertiroid dapat dikelompokkan dalam 3 bentuk tirostatika, yodium radioaktif, dan tiroidektomi. 1. Tirostatika obat anti tiroid Obat ini berfungsi untuk menghambat sintesis hormon tiroid dan menekan proses autoimun. Pemberian obat ini awalnya dalam dosis terbesar atau sesuai klinis, kemudian diturunkan sampai dosis terendah di mana hormon tiroid masih dalam batas normal. Efek samping dari obat ini adalah ruam di kulit, gatal, alergi, nyeri otot & sendi. Contoh obat propiltiourasil PTU, metimazol, karbimazol 2. Yodium radioaktif Radioiodin dalam dosis kecil dapat merusak kelenjar tiroid dan memperbaiki gejala hipertiroidisme. Pengobatan ini memiliki beberapa kelebihan seperti cepat dan mudah dilakukan serta angka kekambuhan yang rendah. Kekurangannya adalah dapat terjadi hipotiroid pasca terapi 50%. Pengobatan ini tidak dianjurkan pada ibu hamil, atau yang merencanakan kehamilan dalam 6 bulan ke depan. 3. Tiroidektomi pembedahan tiroid Pembedahan tiroid dapat dilakukan secara total atau sebagian parsial. Pilihan ini dilakukan jika ditemukan indikasi berikut Hipertiroidisme yang parah pada anak Pasien yang tidak sembuh dengan obat anti tiroid Pembengkakan kelenjar tiroid atau gejala mata yang parah Pasien yang memerlukan kesembuhan yang cepat seperti ibu hamil, ibu yang merencanakan kehamilan dalam 6 bulan atau orang dengan penyakit jantung yang tidak stabil Kelebihan metode ini adalah banyak pasien dengan fungsi tiroid normal pasca operasi tanpa adanya gejala hipotiroid. Kelemahannya adalah angka kekambuhan yang cukup tinggi dan memerlukan pengobatan jangka panjang yang teratur. Obat lain yang sering diberikan pada hipertiroidisme adalah beta-blocker. Obat ini berfungsi untuk mengurangi gejala hipertiroid seperti jantung berdebar, tangan gemetar dan lainnya. Contoh obat ini adalah propranolol dan metoprolol. BACA JUGA Cegukan Tak Berhenti-berhenti? Bisa Jadi Gejala 6 Penyakit Ini Mendeteksi 3 Gejala Kanker Serviks 4 Gejala Kanker Payudara yang Paling Umum
Tangan gemetar atau tremor bisa menjadi hal yang biasa dan dapat dialami oleh setiap orang, terlebih ketika sedang gemetar dapat terjadi karena adanya pergerakan atau kontraksi otot yang menimbulkan osilasi getaran ritmis tanpa ada unsur kesengajaan atau tanpa disadari.Kondisi ini sering kali diabaikan. Padahal, penyebab tangan gemetar juga bisa karena penyakit serius yang memerlukan penanganan lebih lanjut oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan gejala yang Anda alami. Perhatikan mulai kapan Anda mengalami kondisi tersebut, faktor pemicu, apakah dapat hilang dengan sendirinya atau tidak, hingga apakah ada gejala lain yang tremor sering kali dijumpai pada tangan, tapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada bagian lain di tubuh, seperti lengan, kepala, wajah, kaki, bahkan suara. Terdapat beberapa kondisi kesehatan yang dapat menjadi penyebab tangan gemetar, seperti 1. Penyakit Parkinson Pada penyakit Parkinson, tangan yang gemetar terjadi karena adanya kerusakan sel-sel otak yang memerintahkan otot-otot untuk bergerak. Getaran biasanya dimulai di satu sisi, tetapi seiring waktu dapat menyebar ke tangan yang lain. Penyakit ini juga menjadikan pergerakan lebih lambat, terdapat masalah keseimbangan, atau lengan dan kaki menegang. 2. Multiple Sclerosis Multiple sclerosis adalah kondisi rusaknya protein mielin yang menyelimuti serabut saraf. Penyakit ini akan menimbulkan gejala tangan gemetar. Artikel Lainnya Perhatian, Ini Penyebab Bayi Mengalami Tremor 3. Hipertiroidisme Hipertiroidisme atau tiroid yang terlalu aktif bisa menjadi alasan kenapa tangan Anda sering gemetar. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar tiroid bekerja terlalu keras sehingga meningkatkan detak jantung. Keluhan yang muncul disertai dengan tremor pada tangan. 4. Konsumsi Kafein Berlebihan Diketahui sebagai stimulan, kafein adalah bahan kimia alami yang membantu Anda terjaga, sekaligus juga bisa menjadi penyebab tangan gemetar jika Anda terlalu banyak mengonsumsinya. Hal ini mungkin tidak terjadi pada semua orang, karena kadar toleransi orang terhadap kafein berbeda-beda. Tak cuma kopi, kafein juga bisa ditemukan dalam obat sakit kepala yang dijual bebas, cokelat, minuman berenergi, dan minuman bersoda. 5. Kecanduan Alkohol Jika Anda kecanduan alkohol, gejala tangan gemetar bisa dialami ketika Anda berhenti mengonsumsinya. Ini dapat terjadi setelah absen’ selama 10 jam setelah minuman terakhir, dan bisa berlangsung selama beberapa minggu. Beberapa program detoksifikasi dengan obat-obatan yang dipantau dokter bisa membantu mengatasi alcohol withdrawal sindrom putus alkohol. 6. Kurang Tidur Ibarat mobil yang tak akan bisa jalan tanpa bahan bakar, Anda pun tak akan bisa mengandalkan otak untuk bekerja dengan baik tanpa tidur. Ketika Anda kurang tidur, otak bisa secara keliru memerintah tangan untuk gemetar. Ini bisa diatasi dengan memperbaiki kualitas tidur Anda. 7. Gula Darah Rendah Saraf dan otot membutuhkan tenaga dari gula darah. Jika keduanya tidak mendapatkan cukup gula akibat gula darah rendah atau hipoglikemia, maka tangan akan gemetar. Segera tingkatkan gula darah untuk mengatasinya. Anda bisa mengonsumsi sebanyak 15-20 gram gula. 8. Stres Penyebab tangan gemetar bisa juga karena stres. Saat sedang stres, saraf menjadi terlalu bersemangat’. Tangan pun bisa sering gemetar dan jantung berdetak kencang. Atasi dan hilangkan stres dengan meditasi, melakukan teknik pernapasan tertentu, atau me-time dengan melakukan hobi atau perawatan diri. Artikel Lainnya Ini Dia Penyebab Tubuh Gemetar Setelah Minum Kopi 9. Kekurangan Vitamin B12 Vitamin B12 memainkan peran besar dalam menjaga kesehatan sistem saraf. Defisiensi vitamin B12 bisa menyebabkan tangan gemetar atau membuat lengan dan kaki terasa kebas. 10. Gangguan di Otak Jika Anda mengalami stroke atau cedera otak traumatis, otot-otot di tangan Anda bisa gemetaran. Jauhi kafein, nikotin, atau apa pun yang membuat gejala lebih buruk. 11. Efek Samping Obat Penyebab tangan gemetar juga bisa diakibatkan obat-obatan yang Anda konsumsi, misalnya obat mood stabilizer, obat untuk kejang, hingga obat untuk asma. Jika saat mengonsumsi obat-obatan tersebut muncul efek samping tangan gemetar, segera konsultasikan kembali dengan dokter. Dengan begitu, akan dicari alternatif lainnya, misalnya pengurangan dosis atau penggantian jenis obat yang digunakan. 12. Feokromositoma Pheochromocytoma Feokromositoma merupakan salah satu tumor langka yang muncul pada kelenjar adrenal. Secara umum, tumor ini bersifat jinak. Meski demikian, tumor yang muncul pada kelenjar adrenal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Sering kali, gejala yang muncul pada penyakit ini adalah tangan dan tubuh gemetar diikuti dengan muncul keringat berlebih, sesak napas, hingga sakit kepala. Adanya tumor ini juga dapat memberikan komplikasi, seperti stroke maupun serangan jantung. Untuk itu, terapi yang dianjurkan untuk feokromositoma adalah pembedahan. 13. Keracunan Bahan Kimia Paparan bahan kimia, misalnya merkuri, timbal, dan pestisida, dapat menyebabkan masalah sistem saraf, salah satunya memberikan gejala tangan gemetar. Selain itu, gejala yang muncul disertai dengan keluhan sakit kepala, kelemahan, hingga gangguan penglihatan maupun bicara. Jika Anda bekerja dan berhubungan dengan bahan-bahan kimia, jangan ragu untuk segera ke dokter untuk memeriksakan kondisi Anda. 14. Merokok Penyebab tangan gemetar lainnya yang tak disadari adalah merokok. Ya, sebagian besar orang beranggapan bahwa dengan merokok bisa meredakan stres dan kecemasan. Nyatanya, zat adiktif di dalam rokok yaitu nikotin justru membuat detak jantung melaju cepat. Pada akhirnya, muncul gejala berdebar-debar dan tangan gemetar. Artikel Lainnya Efek Samping Antidepresan Bikin Tremor, Ini Sebabnya
penyebab jam tangan sering telat